Sesuatu yang dianggap sepele tetapi ada prosedur yang mesti dijalani, salah satunya dengan menggunakan sabun yang mana sringkali aktivitas mencuci dengan sabun ibi terabaikan, termasuk pula beberapa gerakan agar tangan tampak benar-benar bersih dan sehat.
Hal ini dipraktekkan oleh sejumlah warga RT 24 dan para mahasiswa dengan mengambil tempat di rumah sekretaris RT 24, bapak Ridwan.
Cara cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang benar menurut standar WHO
terdiri dari 6 langkah utama selama 40-60 detik menggunakan air mengalir dan
sabun. Langkahnya: ratakan sabun, gosok punggung tangan, sela jari, posisi
mengunci, ibu jari diputar, dan ujung jari digosokkan. Keringkan tangan dengan
tisu/lap sekali pakai.
Berikut adalah panduan rinci CTPS yang benar:
- Basahi
tangan dengan air mengalir bersih dan ambil sabun secukupnya.
- Gosok
telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya.
- Gosok
punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan telapak tangan
kanan, begitu sebaliknya.
- Gosok
sela-sela jari dengan posisi jari saling bertautan (telapak ke
telapak).
- Posisi
jari mengunci: punggung jari ke telapak tangan berlawanan dengan jari
saling mengunci.
- Gosok
ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan, dan sebaliknya.
- Gosok
ujung jari/kuku kanan di telapak tangan kiri dengan gerakan memutar,
dan sebaliknya.
- Bilas tangan
dengan air bersih mengalir.
- Keringkan tangan
dengan tisu atau lap sekali pakai, lalu gunakan tisu tersebut untuk
mematikan keran.
Waktu Penting CTPS:
- Sebelum
dan setelah makan.
- Setelah
menggunakan toilet (BAB/BAK).
- Sebelum
menyusui atau menyiapkan makanan.
- Setelah
beraktivitas (menyentuh hewan, sampah, permukaan kotor).
- Setelah
batuk atau bersin.
CTPS jauh lebih efektif daripada hand sanitizer karena dapat melepaskan kotoran, lemak, dan kuman secara total.
Demikianlah praktik mencuci tangan yang benar ini, semoga dengan ini para warga RT 24 dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, harap ketua RT 24 Kelurahan Pakuan Baru Jambi bapak Hendri Apriyadi.
-Admin-
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah yang bijak