Pemeriksaan Darah Untuk Para Warga RT 24 dan Sekitarnya "Seberapa Normalkah Anda" Cek Fakta


Bertepatan pukul 08.00 wib pada hari minggu tanggal 8 Februari 2026, tampak beberapa mahasiswa sibuk menyiapkan serangkaian beberapa kegiatan yang diperuntukkan kepada warga RT 24 dan sekitarnya di rumah kediaman sekretaris RT 24, bapak Ridwan dengan mengusung tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Setelah menyiapkan beberapa alat kesiapan seperti sound system, layar infocus, seperangkat laptop, kursi, meja dan sebagainya oleh para mahasiswa yang tak lama kemudian diikuti oleh para warga yang hadir secara bergantian.

Cuaca pagi yang diawali oleh hujan, tidak menyuruti niat warga untuk hadir, apalagi menjelang acara, hujan pun mereda sehingga warga yang hadir kurang lebih sebanyak 50 warga ini ikut bergabung bersama-sama mensukseskan kegiatan. Kegiatan sendiri diawali terlebih dahulu pengisian absen oleh warga yang hadir dan dilanjutkan dengan pemeriksaan atau cek darah berupa cek tensi darah dan cek gula darah serta timbang badan.

Tampak beberapa warga kasak kusuk dan khawatir akan pemeriksaan ini, diantaranya mengkhawatirkan kalau nanti tensi darah mereka tinggi ataupun gula darah mereka yang tinggi. Terlebih pemeriksaan cek gula darah ini, mereka harus merelakan jarinya ditusuk oleh jarum kecil agar darah yang keluar dari jari mereka dapat diperiksa.












Menurut keterangan dari para mahasiswa untuk kenormalan rentang tensi darah adalah tekanan darah normal pada orang dewasa sehat umumnya berada di angka 90/60mmHg hingga 120/80mmHg, dengan angka sistolik di bawah 120 dan diastolik di bawah 80mmHg. Angka ini menunjukkan jantung bekerja efisien tanpa tekanan berlebih pada pembuluh darah, yang krusial untuk mencegah hipertensi. 

Berikut adalah rincian kategori tekanan darah: 

  • Normal: Sistolik <120mmHg dan diastolik <80 mmHg.
  • Normal Tinggi (Prehipertensi): Sistolik 120-129mmHg dan diastolik <80mmHg.
  • Hipertensi Derajat 1: Sistolik 130-139mmHg atau diastolik 85-89mmHg.
  • Hipertensi Derajat 2: Sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg

Informasi Tambahan Tekanan Darah: 

  • Lansia: Pada lansia, angka 130/80 mmHg hingga 140/90 mmHg sering kali masih dianggap normal karena pengerasan pembuluh darah alami.
  • Faktor Usia: Tekanan darah normal bervariasi, di mana remaja (14-18 tahun) berkisar 112−128/62−80 mmHg
  • Gejala Darah Rendah: Tekanan di bawah 90/60 mmHg (hipotensi) dapat menyebabkan pusing, lemas, dan pandangan kabur. 
Penjelasan mengenai sistolik dan histolik adalah Sistolik merupakan tekanan darah saat jantung berkontraksi memompa darah ke seluruh tubuh (angka atas, normal: 90–120 mmHg), sedangkan diastolik adalah tekanan darah saat jantung beristirahat/relaksasi di antara detak (angka bawah, normal: 60–80 mmHg). Keduanya diukur dalam milimeter merkuri (mmHg) untuk memantau kesehatan jantung dan risiko stroke

Berikut rincian perbedaan keduanya:

  • Sistoli (Angka Atas):
    • Definisi: Tekanan tertinggi saat otot jantung berkontraksi atau berdetak.
    • Fungsi: Menunjukkan seberapa kuat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
    • Normal: Di bawah 120 mmHg.
  • Diastolik (Angka Bawah):
    • Definisi: Tekanan terendah saat otot jantung berelaksasi dan beristirahat di antara detak.
    • Fungsi: Menunjukkan tekanan di arteri saat jantung mengisi darah kembali.
    • Normal: Di bawah 80 mmHg. 

Contoh Pembacaan:
Jika tekanan darah Anda adalah 120/80 mmHg: 

  • 120 adalah sistolik (pompaan)
  • 80 adalah diastolik (istirahat) 
Tekanan darah yang sehat biasanya berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg, menurut informasi dari CARE Hospitals. Penting untuk melakukan pengukuran rutin, terutama saat kondisi istirahat, untuk memastikan tekanan darah tetap dalam batas sehat. 
Sementara untuk ukuran normal gula darah adalah Kadar gula darah normal orang dewasa adalah 70–100 mg/dL (puasa 8 jam), <140 mg/dL (2 jam setelah makan/sewaktu), dan HbA1c <5,7%. Angka ini dapat sedikit berbeda berdasarkan usia atau kondisi kesehatan (misalnya kehamilan), namun secara umum, gula darah di atas 125 mg/dL menunjukkan diabetes, dan 100-125 mg/dL adalah prediabetes. 

Berikut adalah rincian kadar gula darah normal berdasarkan waktu pemeriksaan:

  • Gula Darah Puasa_(8 jam): 70 – 100 mg/dL.
  • Gula Darah 2 Jam Setelah Makan (GD2PP)_: Kurang dari 140 mg/dL.
  • Gula Darah Sewaktu (GDS)_: Kurang dari 200 mg/dL.
  • HbA1c (Rata-rata 3 bulan): <5,7%. 

Kategori Kondisi Gula Darah:

  • Normal: <100 mg/dL (puasa).
  • Prediabetes: 100-125 mg/dL (puasa).
  • Diabetes: ≥126 mg/dL (puasa). 

Bagi individu berusia di atas 60 tahun, kisaran normal dapat sedikit lebih tinggi, yaitu mendekati 160 mg/dL setelah makan. Sementara itu, wanita hamil memiliki target yang lebih ketat, yakni di bawah 95 mg/dL saat puasa. 

Catatan Tambahan:

  • Hipoglikemia (Gula Darah Rendah): Kadar di bawah 70 mg/dL.
  • Hiperglikemia (Gula Darah Tinggi): Kadar di atas 140 mg/dL setelah makan.
Gaya hidup sehat dengan diet seimbang dan olahraga teratur diperlukan untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam rentang normal, terutama jika berada di tahap prediabetes.

Sementara untuk ukuran berat badan normal :

  • Berat badan normal atau ideal bagi orang dewasa umumnya ditentukan melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI), dengan rentang nilai 18,5–24,9 kg/m2 berdasarkan klasifikasi Kementerian Kesehatan RI dan WHO. Berat badan ini menandakan proporsi seimbang antara massa lemak dan otot, yang penting untuk kesehatan jangka panjang. 
  • Rumus dan Cara Menghitung Berat Badan Normal 
    • Rumus IMT (BMI):
    • Berat Badan (kg)Tinggi Badan (m)×Tinggi Badan (m)
    • Contoh: Jika tinggi badan 160 cm (1,6 m) dan berat 55 kg, IMT =  termasuk (Normal).
  • Rumus Cepat (Broca):
    • Pria: (Tinggi Badan - 100) - (10% x (Tinggi Badan - 100).
    • Wanita: (Tinggi Badan - 100) - (15% x (Tinggi Badan - 100). 
  • Kategori Berat Badan Berdasarkan IMT (Kemenkes RI/WHO) 
  • Berat Badan Kurang (Underweight): ≤ 18,49 kg/m2
  • Berat Badan Normal (Ideal): 18,5–24,9 kg/m2
  • Berat Badan Berlebih (Overweight): 25–27 kg/m2
  • Obesitas: > 27 kg/m2

  • Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Normal 
    • Tinggi Badan: Semakin tinggi badan, semakin besar batas berat badan normalnya.
    • Jenis Kelamin: Pria dan wanita memiliki komposisi tubuh berbeda.
    • Usia: Metabolisme melambat seiring bertambahnya usia. 

  • Tips Menjaga Berat Badan Normal 
    • Gizi Seimbang: Mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, termasuk buah dan sayuran.
    • Olahraga Teratur: Aktivitas fisik rutin untuk menjaga massa otot.
    • Tidur Cukup: Istirahat yang cukup membantu metabolisme tubuh. 
  • Untuk mengetahui apakah berat badan Anda saat ini masuk dalam kategori normal, silakan hitung menggunakan rumus IMT atau kunjungi ahli gizi. 

 Setelah pemeriksaan darah serta berat badan,  para warga kemudian melaksanakan senam bersama untuk kebugaran para warga.

-Admin-

Komentar