Sekitar 250 jamah dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu serta anak-anak memenuhi lantai satu masjid Nurul Huda yang berada dikawasan Kelurahan Pakuan Baru kota Jambi dipandu oleh Bapak Hendri Apriyadi.
Kegiatan diawali dengan sholat Isya berjamah dan kemudian dilanjutkan dengan shalat Tarawih sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam dengan bilal Bapak Sarwono. Setelah itu dilanjutkan dengan KULTUM (ceramah singkat) oleh Ustad H. Saiful yang mengangkat tema "Investasi Akhirat".Dalam pengantar awalnya, Ustad H. Saiful menyampaikan dalam Islam, terdapat ajaran untuk memaksimalkan lima kesempatan sebelum datang lima keadaan yang menghalanginya, sering disebut "Manfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara"
Diantara 5 perkara yang dimaksud :
- Waktu
muda sebelum masa tua.
- Waktu
sehat sebelum sakit.
- Masa
kaya sebelum miskin.
- Waktu
luang sebelum sibuk.
- Hidup sebelum
mati.
Penjabaran dari kelima perkara tersebut agar
tidak disia-siakan:
- Masa
Muda sebelum Masa Tua: Gunakan fisik yang kuat untuk beribadah
sebelum tubuh melemah.
- Waktu
Sehat sebelum Sakit: Beramallah saat sehat sebelum sakit
menghalangi aktivitas.
- Masa
Kaya sebelum Miskin: Bersedekahlah dengan harta sebelum
kesempatan itu hilang atau harta habis.
- Waktu
Luang sebelum Sibuk: Manfaatkan waktu luang untuk ketaatan
sebelum disibukkan oleh urusan duniawi atau alam kubur.
- Hidup
sebelum Mati: Lakukan amal saleh sebagai bekal karena amal
terputus saat mati.
Selain itu, menurut Ali bin Abi Thalib, terdapat lima
perkara penghalang kesalehan yang harus ditinggalkan: merasa cukup dengan
kebodohan, tamak pada dunia, kikir, riya', dan bangga diri.
Dalam narasi lain mengenai golongan yang masuk surga tanpa
hisab, disebutkan juga:
- Orang
alim (berilmu) yang mengamalkan ilmunya.
- Orang
yang haji mabrur.
- Orang
yang mati syahid.
- Orang
kaya yang dermawan dan tidak riya'.
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah yang bijak