Bersih-bersih Masjid Menjelang Ramadhan

Dalam rangka suasana menghadapi bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung jam, dibeberapa masjid suasana keramaian dalam bentuk gotong royong membersihkan masjid tampak terasa sekali.

Hal ini juga terjadi di Masjid Nurul Huda tepatnya berada dilingkungan Kelurahan Pakuan Baru. Dimana, pada hari ini, Selasa 17 Februari 2026 beberapa tokoh masyarakat, ustadz, pengurus masjid bersama para ketua RT dan warga berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan halaman maupun dalam masjid. 




Beberapa warga lalu lalang mengumpulkan sampah yang berserakan dihalaman masjid karena disaat yang sama juga sedang proses pembangunan tempat wudhu laki-laki sehingga sampah berupa tanah maupun batu diangkut untuk disingkirkan, bahkan digunakan pula untuk menimbun jalan didepan masjid yang sudah berlubang akibat tonase kendaraan yang melewati dan juga dipengaruhi hujan yang seringkali mengguyur kota Jambi.

Disisi lain, beberapa warga juga membersihkan kaca-kaca masjid dari debu maupun bekas percikan semen yang melekat. Yang lainnya membersihkan gorong-gorong Masjid dan adapula yang menyemen halaman masjid dari genangan air.




Mengetahui adanya gotong royong di masjid, beberapa warga yang tidak berkesempatan membersamai,  ada pula yang singgah sambil membawa makanan berupa goreng-gorengan serta minuman berupa kopi maupun teh.

Suasana Gotong royong di masjid Nurul Huda menjelang Ramadhan menjadi sesuatu yang sangat penting karena merupakan bentuk persiapan fisik dan spiritual, serta sarana penguat tali silaturahmi warga. Kegiatan ini memastikan masjid dalam keadaan bersih, suci, dan nyaman untuk menampung jamaah saat menjalankan ibadah Ramadhan. 

Menurut penuturan beberapa warga,  alasan mengapa gotong royong di masjid menjelang Ramadhan sangat penting:

  • Menjamin Kenyamanan Ibadah: Gotong royong dilakukan untuk membersihkan karpet, jendela, tempat wudhu, dan toilet, sehingga jemaah dapat beribadah dengan khusyuk, nyaman, dan bersih.
  • Wujud Kebersamaan dan Solidaritas: Tradisi ini mempererat ikatan antarwarga, meningkatkan kekompakan, dan memperkuat rasa memiliki (tanggung jawab kolektif) terhadap rumah ibadah.
  • Meningkatkan Semangat Kebersihan: Gotong royong merupakan wujud kepedulian dan kecintaan terhadap masjid, memastikan lingkungan ibadah tetap asri dan bersih, serta terhindar dari kotoran.
  • Meringankan Pekerjaan: Pekerjaan berat seperti membersihkan seluruh area masjid menjadi lebih ringan, cepat, dan efisien jika dilakukan bersama-sama.
  • Tradisi Penyambut Ramadhan: Membersihkan masjid telah menjadi budaya di berbagai tempat untuk menyambut bulan suci Ramadhan agar tempat ibadah menjadi suci. 
Kegiatan ini juga mencerminkan nilai ta'awun (tolong-menolong) dalam Islam dan penerapan nilai Pancasila ke-3, di mana warga saling membantu tanpa memandang status sosial.

-Admin-

Komentar